[TRANSLATOR CAT] Tarif Penerjemahan Berdasarkan Jenis Naskah


Apa yang aku tulis di sini diambil berdasarkan buku karya Pak Silvester Goridus Sukur di atas. Aku akan terus mencari acuan soal ini. Ini buku pertama soal terjemahan yang kubaca. Berikutnya akan ada buku-buku lain yang akan kuburu. Baik dari perpustakaan maupun toko buku.




Tarif yang dihitung oleh naskah ini adalah perhalaman jadi. Dengan format standar: 
  • A4 atau kuarto, 
  • 2 spasi. 
  • Margin atas dan kiri 4 cm
  • Margin bawah dan kanan 3 cm

Jika klien meminta format di luar standar, tetap berlakukan hitungan sesuai format standar di atas, meskipun format yang dikumpulkan tetap sesuai request. Saya masih mencari tarif yang pantas jika terjemahan dihitung per kata atau bahkan per karakter. 


Pak Silvester dalam bukunya membedakan antara tarif biasa, kilat dan super kilat. Tarif biasa misalnya, kita mendapatkan naskah 1-2 halaman untuk dikumpulkan besok. Tarif kilat misalnya kita harus menyelesaikan 10 halaman naskah dalam dua hari. Sedangkan tarif super kilat misalnya kita harus menyelesaikan 20 halaman naskah dalam satu hari. Tapi ini relatif sekali. Sebagai penerjemah pemula, sebaiknya menghitung kemampuan dari tarif biasa dulu. Jika sudah menguasai bidang dan memiliki jam terbang tinggi, bolehlah mempertimbangkan layanan kilat dan super kilat.



Untuk tarif terjemahan naskah biasa (makalah, karangan ilmiah, teks lain) dari Inggris ke Indonesia per halaman jadi adalah sebagai berikut:
  • Bidang keilmuan teknik, kesehatan, dan hukum. Tarif biasa: 20 ribu. Kilat 25 ribu. Super kilat 35 ribu.
  • Bidang ilmu sosial: Tarif biasa: 15 ribu. Kilat 20 ribu. Super kilat 30 ribu.  


Untuk tarif terjemahan naskah biasa (makalah, karangan ilmiah, teks lain) dari Indonesia  ke Inggris per halaman jadi adalah sebagai berikut:

  • Bidang keilmuan teknik, kesehatan, dan hukum. Tarif biasa: 25 ribu. Kilat 35 ribu. Super kilat 45 ribu.
  • Bidang ilmu sosial: Tarif biasa: 20 ribu. Kilat 30 ribu. Super kilat 35 ribu.

Tarif terjemahan dokumen-dokumen penting (ijazah sarja dan SMA/SMP sederajat, abstrak skripsi-tesis-disertasi, makalah ilmiah. Akta kelahiran dan nikah, surat perjanjian notaris. Dari Indonesia ke Inggris per halaman jadi adalah sebagai berikut:

  • Abstrak skripsi/tesis/disertasi. Tarif biasa: 60ribu, kilat 75ribu, super kilat 100ribu.
  • Abstrak makalah ilmiah: Tarif biasa: 60ribu, kilat 75ribu, super kilat 100ribu.
  • Ijazah dengan format sama seperti aslinya: Tarif biasa 60ribu, kilat 70ribu, super kilat 100ribu
  • Akta kelahiran, akta nikah dengan format sama seperti aslinya: Tarif biasa 60ribu, kilat 70ribu, super kilat 100 ribu.
  • Surat perjanjian. Tarif biasa 30 ribu, kilat 45 ribu,  super kilat 50 ribu
  • Akta notaris. Tarif biasa, 30 ribu, kilat 45 ribu,  super kilat 50 ribu
  • Transkrip nilai rapor SMP/SMA/sarjana. Tarif biasa 25 ribu, kilat 35 ribu, super kilat 45 ribu.

Kebanyakan penerjemahan dokumen-dokumen penting di atas adalah dari Indonesia ke Inggris. Tapi ada juga yang dari Indonesia ke Inggris. Kalau begitu, ambil saja patokan tarif dari Indonesia ke Inggris di atas, lalu dikurangi sedikit. Karena memang terjemahan Inggris ke Indonesia tarifnya masih di bawah yang dari Indonesia ke Inggris. Contoh perbedaannya bisa dilihat dari hitungan tarif untuk naskah biasa di atas.

Untuk editing atau revisi jika terjemahan dirasa kurang tepat, hitung saja sebagai servis bagi klien (asal naskah yang diterjemahkan memang tidak diubah. Kalau ada perubahan ya hitungannya seperti terjemahan awal dari nol). Jika harus mengedit gambar atau grafik dan diagram, masukkan itu sebagai tarif khusus. Selesaikan hitungan dan negosiasi soal tarif ini sebelum pekerjaan dimulai.


Ada kalanya ada klien yang ingin memberikan proyek secara borongan. Pak Silvester mengatakan bahwa ini adalah hitungan yang dipertanyakan keadilannya. Karena bisa jadi hasil terjemahan lebih sedikit dari uang yang terlanjur dibayarkan klien sehingga merugikan sang klien. Atau malah, hasil dari penerjemahan lebih banyak dari uang  yang diterima dari klien sehingga merugikan penerjemah. Seperti yang pernah terjadi pada kawan freelancer saya. Dia mendapatkan pekerjaan memproofread hasil terjemahan naskah yang sama saja seperti menerjemahkan ulang karena hasil terjemahan yang sangat buruk. Karena saya juga mengerjakan naskah yang sama tapi untuk bab yang berbeda, saya merasakan sendiri susahnya mengerjakan naskah ini. Jika jumlah kata yang sudah diterjemahkan kawan saya ini dikalikan dengan tarif penerjemahan Inggris-Indonesia, dia sebenarnya bisa mendapatkan 1,5 juta rupiah. Tapi tahu pada akhirnya dia dibayar berapa? Sekitar 300ribuan saja. Saya pun kaget, kok tega bener? Tapi saya nggak bisa apa-apa. Karena teman saya sudah setuju untuk dibayar secara borongan. 


Karena itu saya sepakat dengan Pak Silvester, bahwa sistem borongan bagi penerjemah sangat tidak manusiawi. Kecuali jika dia terikat dengan institusi dan mendapat jaminan gaji bulanan yang pasti. Tapi bagi penerjemah lepas, no way. 


Sedangkan tarif dari penerbit sendiri berbeda. Saya sudah menyampaikan hal itu dari review buku ini di Goodreads. Mereka memiliki standar tersendiri. Tapi jangan khawatir. Seiring dengan bertambahnya jam terbang dan buku yang diterjemahkan, tarif itu akan dinaikkan oleh penerbit. Atau translator sendiri yang punya bargaining power yang kuat untuk negosiasi. 


Perlu diingat adalah... buku ini ditulis pada tahun 2009. Bisa jadi sekarang tarifnya malah naik karena harga-harga kebutuhan pokok (termasuk biaya listrik dan internet!) pun naik. Untuk tarif lebih standarnya, bisa melihat dari situs Himpunan Penerjemah Indonesia. Tapi buat saya, contoh tarif yang dijabarkan Pak Silvester ini cukup manusiawi bagi penerjemah yang mulai berkiprah. Masih bisa dijangkau juga oleh klien. Jadi tetap bisa dijadikan bahan pertimbangan. Saya akan mencari sumber-sumber lain dan jika sudah akan saya update di sini insyaallah


Buku ini inspiratif. Sekarang saya jadi bisa mulai membuat jadwal untuk melatih kemampuan penerjemahan saya berdasarkan berbagai bidang yang disebutkan di atas. Terimakasih, Pak Silvester.

Previous
Next Post »

2 komentar

Click here for komentar
Ipeh
admin
April 14, 2016 at 8:34 AM ×

Buku yg layak baca buat penerjemah pemula yg baru dapat proyek menerjemahkan ya. Biar ga bingung menentuka Rate cardnya

Reply
avatar
April 19, 2016 at 10:18 AM ×

Begitulah :) Ini salah satu referensi ringan yang bagus sebagai permulaan, untuk motivasi mereka yang baru turun ke bidang ini :)

Reply
avatar
Thanks for your comment

Google+ Followers