[PET STORY] Ikang, Kucing Rocker Yang Super Pede

Kucing "berkaus kaki putih" itu mertamu lagi. Dia sante mengganyang biskuit, krauk-krauk-krauk gituh. Aku protes, "Lheee? Jadi dipiara lak? Emprat dong?" *melirik Ummi yang melotot horror. Sebagai seksi pengurus baskom pasir, langsung bete beliau.

"Kasian e. Gigih. Udah diusir tetep oser-oser. Lagian dia badan doang yang gede. Perutnya kemot. Beratnya lho lebih ringan daripada si Cempluk." Ayah membela diri. Cempluk kucing kami yang paling junior.

"Eeee? Kirain di sebelah udah makmur dia." *soalnya orang sebelah punya warung rendang sih...

"Lha buktinya nggak tuh. Pas makanan dibagi dia nggak dapet. Kan kucing di sebelah banyak."

"Gitu ya?" Aku terus mengamatinya yang masih melahap biskuit dengan penuh suka cita. Terharu juga. "Ntar dikasih nama siapa?"

Si Kucing kayake ngerti kalau dirasani, dia menoleh dan berseru kepada kami, "Eeeeekh..." Suaranya nyaris ga kedengaran. Kaya rocker habis manggung.

"Namanya Ikang aja."

"Ikang Fauzy???"

"Iya. Huahahah suaranya kan mirip. Ikang Faucing." Ayah terkekeh sambil menguyel-nguyel si Kucing "berkaus kaki putih".

Nice name, Dad -_-

"Ekkkkkh..." dan Si Ikang pun menggeser-geserkan tubuhnya kepada kami semua. Hari ini kami resmi dianggap miliknya. We are being adopted....

Dan Ummi yang bertugas mengurus baskom pasir cuma bisa melotot sebal.
Previous
Next Post »

2 komentar

Click here for komentar
November 30, 2013 at 9:38 AM ×

kebalik ya, diadopsi kucing, hehehe :D

Reply
avatar
December 22, 2014 at 3:34 PM ×

Iya Mbak Indi. Mwehehehe... Sayang besoknya kucingnya mati :(

Reply
avatar
Thanks for your comment

Google+ Followers